Yang Belum Beres di Indonesia

Gus Dur dan Gus Miek

Gus Dur dan Gus Miek

Untuk menetapkan langkah politik, Gus Dur biasa membuat kalkulasi rasional yang rumit. Tapi itu bukan satu-satunya pertimbangan. Gus Dur pun biasa mengecek hasil kalkulasinya dengan nasehat orang-orang waskita, yakni yang diyakininya sebagai golongan muqorrobin. Diantara yang ia cari dan ia perhatikan nasehatnya adalah Gus Miek, Kiyai Hamim Jazuli.

Suatu kali, disela maraton pengumpulan informasi dan penggalangan menjelang satu keputusan politik penting, Gus Dur menyempatkan diri menguber Gus Miek yang juga sedang dalam maraton sema’an mantab.

“Bagaimana Indonesia ini, Gus?” Gus Dur bertanya kepada Gus Miek.

“Oh, insyaallah baik-baik saja, Gus. Semua beres. Tinggal dua yang belum beres!”

Gus Dur bergairah, siap menerima inspirasi jitu.

“Yang belum beres apa?”

“Saya sama sampeyan!”

6 thoughts on “Yang Belum Beres di Indonesia”

  1. Kang Ibud says:

    Hehe..Jenengan kecelek geh Gus..!

  2. sri mulyati says:

    Wkwkwkwkwkw

  3. DERA ISHAQ says:

    kwkkwwkwkwwkkw

  4. ahmad says:

    hahahah…gus.e do anehaneh ,,

  5. Agung says:

    sepertinya kecelek dan geguyon, namun serius dan masuk nalar kesadaran orang sadar

  6. Goodreal says:

    heuheu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *