Suara Sandal

suara-sandal

Diantara wujud kasih-sayang Tuhan adalah Dia gemar memamerkan kekuasaanNya agar manusia yang mau menggunakan akal tergiring kedalam iman.

Dari Faisal Zulkarnaen, dari Zulfi Akmal, beliau berkata:

Waktu saya masih tingkat 2, kami belajar hadits kepada Prof. DR. Sa’id Shawaby. Beliau salah seorang dari puluhan dosen yang tidak bisa melihat (kehilangan penglihatan –TG) di Al Azhar. Tapi kehebatan ilmunya luar biasa. Sampai bisa menghafal nomor halaman dan catatan kaki buku. Kami sering terperanjat saking kagumnya,

“Gila! Luar biasa!”.

Suatu kali ditengah waktu kuliah, tiba-tiba salah seorang teman asal Indonesia ingin keluar untuk pergi ke kamar kecil. Karena tidak enak memotong pembicaraan dosen, dia pergi dengan diam-diam. Tapi tanpa diduga, DR. Shawaby mendengar langkahnya.

“Ya Andonisi, ruah fein?” (Hai orang Indonesia, kamu mau kemana?) beliau menegur.

Bukan teman saya itu saja yang kaget, tapi seluruh isi kelas terdiam seperti kena pukau. Bagaimana mungkin doktor ini tahu kalau yang keluar itu adalah orang Indonesia.

Teman saya tak kuasa menahan penasaran,

“Doktor, bagaimana Anda tahu kalau saya ini orang Indonesia?”

Dengan entengnya doktor itu menjawab: “Tidak ada yang datang ke kuliah ini pakai sandal selain orang Indonesia!”

3 thoughts on “Suara Sandal”

  1. mulyono says:

    pantesan aq seneng sandalan..ha..ha..ha

  2. ali basuki says:

    lucu namun inspiratif.. trims yai..

  3. tumosempak says:

    hahah, “siraman rohani” yang menghibur :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *