Adab Makan

Kyai Bisri Syansuri dan Kyai Wahab Hasbullah

Kyai Bisri Syansuri dan Kyai Wahab Hasbullah

Suatu saat Kyai Bisri Syansuri menghadiri sebuah pesta pernikahan bersama Dokter Umar Wahid. Sebelum pesta usai beliau mengajak pulang.

“Kenapa Mbah?” tanya dokter Umar.

“Jamuan makannya sambil berdiri,” Jawab Mbah Bisri.

Tentu saja dokter Umar tidak berani menolak ajakan kakeknya.

Di lain kesempatan, beliau dalam sebuah perjalanan bersama Mbah Wahab. Tiba waktunya jam makan, Mbah Wahab memarkir mobilnya di sebuah warung. Namun Mbah Bisri enggan turun, karena alasan muru’ah. Dan Mbah Wahab turun sendirian. Tapi beliau menyuruh pelayan untuk mengantarkan nasi lengkap dengan lauk dan minumannya ke dalam mobil.

Kembali ke mobil setelah usai makan Mbah Wahab mendapati piring yang telah kosong dilahap oleh Mbah Bisri.

“Lho, habis?” tanya Mbah Wahab. “Lebih baik mana antara makan di warung apa di pinggir jalan?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *