Nunut Mati

Kyai Bisri Mustofa

Kyai Bisri Mustofa

Ada orang mengatakan bahwa NU itu Nunut Urip (menumpang hidup). Sebaliknya, Mbah Muntari, mantan pemain kethoprak dari Desa Mbagel, Kecamatan Rembang, mengatakan,

“Aku ikut NU ini niatku NUNUT MATI”.

Itu karena ia mendengar jaminan Kiyai Bisri Mustofa dalam salah satu pengajian,

“Kalau kalian semua benar-benar mengaku muridku dan mengikuti ajaran-ajaranku… jangan kuatir! Di kuburan nanti, kalau ditanya Munkar-Nakir, jawab saja: rombongan! Kalau ditanya, rombongannya siapa, jawab: rombongannya Kiyai Bisri! Biar Munkar-Nakir nanya saya!”

Kenapa Kiyai Bisri seberani itu?

“Kalau orang ikut ajaranku, berarti dia masuk rombonganku. Tapi ajaranku tidak kubikin-bikin sendiri. Itu ajarannya guru-guruku, yaitu termasuk para pendiri dan pemimpin NU. Jadi, rombonganku nantinya ya kuikutkan rombongan NU, rombongannya para pendiri dan pemimpin NU!”

One thought on “Nunut Mati”

  1. imam says:

    Semoga saya bisa ikut..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *