Gus

gus-seiko

Antara Kyai Ali Ma’shum dan Kyai Bisri Mustofa rahimahumallah terdapat hubungan persahabatan yang khusus, barangkali sampai tingkat melebihi hubungan persaudaraan. Bahkan Kyai Ma’shum Lasem rahimahullah, ayahanda Kyai Ali Ma’shum, menganggap dan memperlakukan Kyai Bisri Mustofa seperti putranya sendiri.

Dalam rangka haul pertama Mbah Kyai Ma’shum Lasem, Kiyai Ali meminta Kyai Bisri –yang pada waktu itu telah menjadi seorang muballigh terkenal– untuk memberikan ceramah pengajian.

Sesudah shalawat dan salam, Kiyai Bisri langsung mengejutkan majlis,

“Alhamdulillah wasy syukru lillah… Mbah Ma’shum sekarang sudah wafat!”

Orang-orang terperangah. Majlis hening. Tidak sedikit yang menduga-duga bahwa Kiyai Bisri telah majdzub.

“Seandainya Mbah Ma’shum tidak wafat-wafat”, Kiyai Bisri melanjutkan, “Kyai Ali, saudara saya ini, tidak akan dipanggil ‘kyai’. Masak mau jadi ‘gus’ seumur hidup?”

Barulah orang-orang berani tertawa….

*   *   *

“Seorang gus, kalau ayahnya meninggal sebaiknya segera dipanggil kyai”, kata Kyai Kholil Bisri, “kalau terus-terusan dipanggil ‘gus’, biasanya jadi tambah mbeling”.

“Itu dulu…”, kata Gus Mus, “dulu, ‘gus’ itu sebutan untuk anaknya kiyai yang belum pantes dipanggil kiyai. Tapi sejak ‘fenomena Gus Dur’ menggegerkan dunia fana, yang sudah kiyai pun lebih senang dipanggil ‘gus’. Belakangan, sebutan ‘gus’ kian bertambah populer sedemikian rupa sehingga dukun-dukun pun minta dipanggil ‘gus’!”

8 thoughts on “Gus”

  1. YAYASAN ISHLAHUL HIDAYAH says:

    salam buat gus gus

  2. Ahmad Maruv Salim says:

    Gus Yahya sekarang jangan dipanggil “Gus” lagi… hehe…

    1. agung says:

      salam

  3. Anonim says:

    Gus Hidink

  4. ahbib habiibak says:

    fakta juga,,ba gusss

  5. ahbibhabiibak says:

    ijin share geh Yi,

  6. khol fathirius says:

    Gus ijin copas beberapa cerita, nuwun…

  7. kang Adam's says:

    Minta ziyadah barokah do’anipu Gus-gus sedanten njeeeh…….. :D

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *