Separuhnya Teori

1987. Pelatihan Pengembangan Manajemen Pesantren oleh P3M (Perhimpunan untuk Pengembangan Pesantren dan Masyarakat) di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo. Dalam satu sesi, fasilitator mengajak mendiskusikan teori ALVIN TOFFLER tentang Masyarakat Gelombang I, II dan III, dengan melontarkan pertanyaan: “Termasuk kategori yang manakah masyarakat Pesantren?”

Diskusi cukup seru, tapi para peserta tak dapat menyimpulkan jawaban yang tepat untuk pertanyaan itu, hingga akhirnya seorang peserta dari Bangil minta kesempatan bicara,

“Teori ALVIN TOFFLER ini tak bisa diterapkan untuk pesantren sepenuhnya”, katanya, “oleh karena itu sebaiknya kita pakai separuhnya saja!”

Fasilitator tertarik,

“Maksudnya?”

“Yaa… KHOMSA MIAH TOFFLER sajalah…”

2 thoughts on “Separuhnya Teori”

  1. Charl says:

    We dfeitniely need more smart people like you around.

  2. Fahrurozi says:

    alfin 1000, khomsa miah 500…hehehehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *