Makanan Anjing

Gus Mus dan Gus Dur

Gus Mus dan Gus Dur

Kisah ini diceritakan oleh Gus Dur sendiri kepada saya. Karena menyangkut paman saya, Gus Mus, maka kemudian saya konfirmasi kepada beliau. Tapi beliau mengaku tidak ingat.

Waktu itu, tahun ’60-an, jerohan sapi tak ada harganya di Kairo, Mesir, karena dianggap hanya anjing yang layak memakannya. Tapi bagi santri-santri Jawa, jelas itu makanan bergizi. Diantara penggemar berat jerohan sapi sekaligus ahli memasaknya adalah Gus Dur.

Pembagian tugas pun diatur. Karena lebih ahli tentang seluk-beluk pasar, Gus Mus bertugas belanja (Gus Dur lebih hapal gedung bioskop daripada pasar), sedang Gus Dur menjadi kokinya.

Jerohan sapi berhasil diperoleh dengan harga amat murah dari seorang jagal. Malahan, karena rutin berbelanja jerohan sampai berteman akrab dengan si jagal, lama-lama digratiskan. Hanya saja, si jagal terheran-heran dengan konsumsi jerohan yang begitu banyak dan ajeg.

“Memangnya kamu pelihara anjing berapa?” tanyanya. Gus Mus garuk-garuk kepala. Malu mengakui kalau jerohan itu dimakan sendiri.

“Yaa…ada-laah…”

Singkat cerita, setelah dua tahun di Kairo, Gus Dur pindah ke Baghdad. Tak ada lagi koki, Gus Mus pun berhenti belanja jerohan. Cukup lama Gus Mus tak bertemu si jagal langganannya, sampai suatu hari kepergok tak sengaja.

“Hai, apa kabar?” si jagal menyapa.

“Baik. Bagaimana denganmu?”

“Alhamdulillah…. Kamu kok nggak pernah ngambil jerohan lagi?” si jagal bertanya, “sudah nggak pelihara anjing ya?”

Gus Mus meringis,

“Sudah pindah ke Baghdad…”

7 thoughts on “Makanan Anjing”

  1. Nurdin Mufty says:

    hade uy, the best anjing in the world is my syaikh

  2. cakmanhafidz says:

    Indonesia….
    satu2nya negara yang pernah dipimpin anjingnya Gus Mus

  3. Misbah Dake says:

    afunnnn dahhh

  4. Hendry Prabowo says:

    haha… anjing pintar

  5. Eny Erawati says:

    hihihihi …..

  6. muhammad ali says:

    di cerna dulu ceritanya saudara2,,,,,

  7. Foltrus666 says:

    Ini anekdot yang luar biasa…. Hehehehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *