Keperluan Penting

Kopi Darat Terong Gosong di Tambakberas, Jombang

Kopi Darat Terong Gosong di Tambakberas, Jombang

Kyai Bisri Mustofa menyebar sejumlah santri utusan untuk menemui kyai-kyai Rembang. Mereka ditugasi mengundang para kyai itu agar hadir di kediaman Kyai Bisri pada waktu yang ditentukan, untuk suatu KEPERLUAN PENTING.

Maka terjadilah, pada waktu yang ditentukan itu para kyai berkumpul di Leteh, Rembang.

“Keperluan penting apa ini, ‘Sri?” Mbah Kyai Ma’shum bertanya.

“Nanti lah, ‘Yi” jawab Kyai Bisri, “dahar-dahar dulu…”

Santri mengusung nampan nasi dengan sambal terong di tengahnya, menyajikannya di hadapan para kyai.

“Monggo… monggo…” Kyai Bisri mempersilahkan.

Para kyai pun kembul-terong-gosong dengan nikmat sekali, diselingi obrolan-obrolan ringan dan guyon-guyon nostalgia mengenang waktu masih mondok. Tanpa terasa, nampan licin tandas dan semua merasa kenyang.

Dihiasi kepulan asap rokok yang berlenggak-lenggok, para kyai meneruskan obrolan dan candaan mereka, ditingkahi gelak-tawa yang gayeng sekali…. hingga akhirnya salah-seorang kembali teringat,

“Lho… ini keperluan pentingnya kok nggak mulai-mulai?”

“Iya, ‘Sri”, Mbah Ma’shum pun menimpali, “sekarang sudah makan, lekaslah… keperluan pentingnya apa?”

Menyedot rokok dalam-dalam dan menghembuskannya dengan nikmat, Kyai Bisri menjawab,

“Kumpul-kumpul silaturrahim begini ini masa tidak penting?”

28 thoughts on “Keperluan Penting”

  1. Muhammad husni tamrin says:

    Wah,,jd ngiler nih.. Pengen terong gosong..

  2. Ali nur alam says:

    marem kuwi gus

  3. Kang Wiyanto via Facebook says:

    terasa sekali ada aura rasa sayang dan penghormatan yg luar biasa dr penulis terhadap simbah yai…

  4. Ocha Belle el'Pribadi via Facebook says:

    tag

  5. Farida Assolichah via Facebook says:

    Syaikhina emang T-O-P B-G-T….

  6. Eko Nyuwun Pangapunten via Facebook says:

    matur nuwun..

  7. Rosyza Cahayaummat via Facebook says:

    Pertemanan yg Indah,,, soal boongnya tetep dosa kan Gus…

  8. Ahmad Mikal via Facebook says:

    Mereka mengajarkan pentingnya silaturahmi…

  9. Achamd Cool via Facebook says:

    Berbohong dmi kebaikan di perbolehkan …

  10. Boy Kafait via Facebook says:

    “kangen” kan juga sakit..! jd mbh mun gak bohong, ketasliman mbh fadhol.. i like this…

  11. Saiful Muluk via Facebook says:

    Mbah Kyai Maimun tentu sudah punya dhan quwat bahwa ,Kyai Fadlol tidak akan marah meskipun dibohongi (dikerjain) ,yang lain tidak usah mencoba …

  12. Condro Mowo via Facebook says:

    Kang ngerti sejarahe riwayat makom setono gedong,kediri

  13. Yoga Pranatagama via Facebook says:

    mba maimun.mba Fadol.alfatihah. .smg sehat sehat amin

  14. Ndiie BLang Gentakk via Facebook says:

    sakit rindu.
    Kalo mbah fadzol tadinya nanya apa sakitnya,mungkin lain cerita.hehe moga beliau2 awet sehat amin

  15. Munash Abiale via Facebook says:

    mbah dhol (panggilan akrab mbah fadhol) itu jadi langganan pawang hujan setiap acara besar yg diselenggarakan di pondok al anwar, dan selama menjadi pawang hujan al anwar, tidak pernah sekalipun gagal,

    pernah suatu ketika pondok al anwar punya gawe, kebetulan panitianya santri yg jam terbangnya masih belum mumpuni, hingga soal pawang hujanpun ia orderkan ke selain mbah dhol,

    hujan deraspun mengguyur sarang mulai acara berlangsung hingga selesai,

    xixixix……..

  16. Ngopyah Wae via Facebook says:

    alhamdulillah bisa mengenal keduanya.

  17. Luthfie Qowim Al-haqqani via Facebook says:

    alhamdulillah

  18. moh.bisri says:

    Terbukti benar silaturahmi tdk bisa diganti dg hp apalagi sms-an baru baru ini ada penelitian di Inggris betapa skrg nilai kemanusian dan keluhuran semakin luntur dan kehilangan maknanya sejak membuminya penggunaan hp. Bagaimana kita jadi kehilanagn sisi humanis kita krn hp..hpyg mestinya bisa mengefisienkan wkt justru malah membuat kita tdk pernah nyaman krn diteror dering hp..syukurlah anda yg masih suka berinteraksi lgs dg sesama..bergembiralah anda yg msh sempat kumpul-kumpul..utk silaturahmi , tahlilan dlllihatlah bisa jadi dunia ini akan kembali indah dan mulia dg tdk adanya hp…ah kangen jaman dulu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *