Alamat

nama-jalan

Seorang Kiyai Kampung mendapat surat dari seorang teman yang tingal di kota lain dan sudah lama tak bertemu. Dalam surat yang ditulis dengan tulisan Arab pegon itu dikabarkan bahwa si teman lama sedang sakit keras dan amat rindu kepada kyai kampung kita.

“Dia ini teman tunggal-bantal waktu di pondok”, batin Pak Kiyai, “aku harus menengoknya”.

Dia simpan baik-baik surat itu, karena didalamnya tertulis alamat rumah temannya:

جالان “سيد و كان” نومر 13 فكالوعان

(Jalan Sedokan nomer 13 Pekalongan)

Sampai di terminal bis kota Pekalongan, Pak Kiyai segera menghampiri tukang becak.

“Pak”, ia menyapa, “tahu Jalan ‘Sayyid Wa Kaana’?”

2 thoughts on “Alamat”

  1. Fahmi says:

    Hoalah pak yai…pak yai… Hahahhaaa…..

  2. alfahmi says:

    haahahaha…. gokil!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *