Salaman

ibu-tien-soeharto

Bukanlah karena bersalaman dengan Michelle itu sendiri Tifatul Sembiring diributin hingga sedemikian hingarnya, tapi karena dia berkelit dengan cara yang membuatnya lebih dalam terjerumus dalam bulan-bulanan. Itu menunjukkan bahwa “ilmu silat”-nya masih jauh dibawah kesaktian Kyai As’ad Syamsul Arifin rahimahullah.

Di tengah majlis jagongan a la terong gosong diantara kyai-kyai, seusai upacara pembukaan Muktamar NU ke 27 di Situbondo, 1984, Kyai Mahfudh Tebuireng rahimahullah, yang paling senior, menggugat Kyai As’ad,

“Sampeyan tadi salaman sama Bu Tien ya?!”

Lugu tapi tenang, Kyai As’ad menjawab,

“Yaa… beliau ‘kan ibu kita semuaaaa…..”

6 thoughts on “Salaman”

  1. kaqfa says:

    Injih leres gus….
    seharusnya pak Tif perlu banyak baca TerongGosong bukan cuma nge-tweet doank

  2. Ro Ha says:

    hehhehe,……mantaph

  3. supri manutd chicarito says:

    gak mbulet tapi jelas meyakinkan …hehe

  4. Muhammad husni tamrin says:

    Kayaknya klo belum kenyang makan terong gosong, belum pandai main silat Gus,,,

  5. شر جاء نا SARJANA says:

    Lha iya, jualan agama lewat partai+HTI, katanya mau Khilafah, Penegakan syariat Islam, tapi udah punya kekuasaan jadi MenKomInfo, lha kok mblokir pornografi aja nggak sanggup/nggak mau? malah ngapusi katanya udah menghapus. Piye hukume?

    Belakangan malah konangan, bolone dewe di DPR ahli mbuka’. Eeeaalaaah, ternyata hanya ahli mbuka’ nggak ahli nutup.

    Kata Michelle Obama: “Lu jual (agama lewat partai), (Nih) Gua beli (lewat jabat tangan) !”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *