N.A.L.O

Kyai Zubair, Kyai Bisri Mustofa, dan Kyai Ali Ma’shum

Kyai Bisri Mustofa Bersama Kyai Ali Ma’shum Krapyak dan Kyai Zubair Salatiga ditengah perjalanan mampir di sebuah warung. Setelah duduk dan memesan makanan, baru ketahuan kalau warung itu juga menjual kupon NALO (kupon undian olah raga semacam SDSB yang populer pada jaman itu). Selesai makan, Kyai Bisri menghampiri meja penjualan kupon dan membeli dua lembar.

“Kyai kok beli nalo!” Mbah Ali mencela.

“Wong aku beli ini mau kukasihkan kalian berdua kok!” Mbah Bisri membagi kupon-kupon itu, satu untuk Mbah Ali dan satu lagi untuk Mbah Zubair.

Seandainya bukan kawan akrab, pasti kyai-kyai itu berang. Tapi mereka sudah hapal kelakuan Kyai Bisri.

“Bikin akal-akalan apa lagi sampeyan ini?” kata Mbah Ali sambil ketawa-ketawa. Mbah Zubair yang super tawadlu’ cuma mesam-mesem.

“Sudah… simpan saja…” Mbah Bisri kalem, “ini seratus persen halal!”

“Halal gimana?”

Mbah Bisri malah menyulut rokok, lalu menghisapnya dengan gaya…. seolah menunggu teman-temannya menemukan jawab teka-tekinya.

Dlobith (batasan)-nya judi itu kalau (1) mengeluarkan harta untuk memasang taruhan dan (2) mengharapkan kemenangan yang berlipat”, Mbah Bisri menjawab sendiri, “aku tidak berjudi karena tidak mengharap menang (2), sedangkan sampeyan berdua juga tidak berjudi karena tidak tombok (1)!”

“Bukannya ini hilah, ‘Yi?” Mbah Zubair nyeletuk.

“Ini bukan hilah karena kita semua tidak sedang mencari jalan untuk berjudi sambil menghindari hukumnya. Ini ’ainul fiqh (implikasi fiqih yang akurat)!”

Mbah Zubair manggut-manggut, Mbah Ali makin keras ngakaknya.

“Tapi…”, Mbah Bisri buru-buru menambahi, “kalau tembus beneran ya jangan lupa sama teman…”

15 thoughts on “N.A.L.O”

  1. Nur Chamid says:

    hehehehe….

  2. joen says:

    boleh ditiru gak ya

  3. Asep Muhtadin says:

    hahahaha…..

  4. masdhuki says:

    halus sekaliiiii kyai mengingatkan kami…trmksh yai

  5. muhammad izzudien says:

    allahu yarhamhu,sebuah keilmuan yg terpatri dalam kehidupan sehari2,smoga qt bs mengikuti2 langkah2 kiyai2…amin

  6. Anas Kurniawan says:

    hahaha… sepintas seperti benar. SEPINTAS.. ini kayak gini. nih aku kasih chips(yg di beli dengan uang) masukan di mesin slot tempat judi, siapa tahu kamu menang. kalau menang jangan lupakan teman dong. Ingat Allah maha tahu yg ada di hati. Allah Maha cerdas.

  7. ahmad faidhul lathif says:

    hahahahahahaha tak kira judulnya N.A.T.O

  8. zakiyudin says:

    wkwkkwkwwkwwkwkwkkwkw….matur nuwun mbah yai

  9. Anonim says:

    kang anas sewot banget siihh? salafi wahabi ya mas… itu guyon kelas tinggi poro auliya ms…Gusti Allah yo mesti perso to..

  10. jet says:

    entuk niru nek drajate ngelmune podho… haha…

  11. vivy says:

    5% transfer ke REk kulo njeh…maangke kulo kirimi NOREK…

  12. ridwan says:

    Nderek ngakak..wkwkk
    like thsi…
    Bwt semuanya…

  13. zain says:

    @Hadhrata Arwâhihim: Bi anna-Llâha yuqaddisu arwâhahum wa yunawwiru qubûrahum bi nûri-r rahmah wa yu’liy darajâtihim fi-l jannah wa yanfa’unâ bihim wa bi ‘ulûmihim wa asrârihim wa barakâtihim fi-d dârayn, âmin, syai_un li-Llâh wa lahumu-l Fâtihah…

  14. aris aprianto says:

    lucunya dapat….ilmunya juga dapat…..nice article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *